Devisa merupakan hal penting untuk menjaga kestabilan ekonomi sebuah negara. Sumber devisa negara Indonesia saat ini cukup variatif dan sangat berhubungan dengan banyak hal. Makanya, memaksimalkan potensi devisa sangat penting dilakukan supaya ekonomi tetap stabil dan tidak mudah terganggu.

Pengertian devisa yaitu valuta asing termasuk emas yang digunakan oleh sebuah negara, dalam rangka membiayai transaksi di bidang perdagangan skala internasional. Semakin banyak cadangan devisa yang dimiliki, maka akan semakin bagus ekonomi suatu negara. Indonesia, di akhir 2020 memiliki cadangan hingga mencapai US$135,9 miliar.

Ini Dia 7 Sumber Devisa Negara Indonesia

Setidaknya ada tujuh sumber devisa yang dimiliki Indonesia saat ini, masing-masing memiliki kontribusi positif terhadap perekonomian. Mau tahu apa saja? Cek informasi lengkapnya berikut ini.

Sawit

Kualitas sawit Indonesia cukup tinggi, tak salah jika dijadikan komoditi ekspor yang membuahkan devisa tinggi. Tahun 2020 lalu, devisa yang didapat dari swit mencapai 21 miliar dolar. Bahkan pada September 2020 total ekspor yang terjadi mencapai 2,76 ton.

Secara berkala, sawit Indonesia sudah diekspor ke berbagai negara, totalnya mencapai sekitar 160 negara termasuk Pakistan, China, dan India yang merupakan importir terbanyak.

Minyak dan Gas

Sektor minyak dan gas juga menyumbangkan devisa yang tak bisa dipandang sebelah mata. Negara yang menjadi tujuan ekspor diantaranya adalah Australia dan Singapura. Akhir tahun 2020 lalu, 6 juta bbl sudah berhasil diekspor ke negara tetangga tentunya menjadi penambah cadangan devisa yang potensial bukan?

TKI

Tenaga Kerja Indonesia yang tersebar di berbagai negara, juga menjadi penyumbang devisa yang tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan data mencatat tahun 2020 devisa dari TKI sudah mencapai sekitar Rp. 158 triliun.

Barang Elektronik

Siapa bilang barang elektronik dari Indonesia tidak berkualitas? Buktinya ekspor barang elektronik di Indonesia berhasil masuk jajaran 10 penyumbang devisa tertinggi. Jenis yang paling banyak adalah untuk manufaktur termasuk baterai, komponen listrik, audio dan masih banyak lagi.

Tak tanggung-tanggung, negara yang jadi targetnya adalah Unit Emirt Arab, Korea, Vietnam, dan masih banyak lagi.

Hasil Kayu

Kayu dari Indonesia juga berhasil menyumbangkan devisa untuk negara. Contohnya saja lightwood yang dikirim ke China skala besar, dengan kontribusi mencapai 95 persen dari total ekspor kayu yang dilakukan Indonesia selama ini. Jumlah devisa dari kayu ini juga berhasil mengalahkan hasil perkebunan lainnya seperti karet.

Batu Bara

Di tahun 2018, produksi batubara Indonesia mencapai 548 juta ton lebih yang dikirim ke berbagai negara. Seperti India, Asia Bagian Timur, hingga ke berbagai negara maju.

Pariwisata

Walaupun sempat menurun di tahun 2020, namun pariwisata masih menjadi sumber devisa yang menjanjikan. Apalagi Indonesia memiliki banyak destinasi wisata potensial yang menjadi incaran asing untuk dijadikan tempat liburan.

Cara Memaksimalkan Sumber Devisa Negara

untuk memaksimalkan sumber devisa negara agar bisa memberikan hasil terbaik bagi negara, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Contohnya:

  1. Meminimalisir impor bahan bakar minyak, yang selama ini menjadi dilema karena justru mengikis cadangan devisa.
  2. Memaksimalkan hubungan bisnis dengan negara potensial sebagai tujuan ekspor sumber devisa. Sehingga peluang untuk melakukan ekspor yang lebih besar lebih terbuka lebar.
  3. Menerapkan pajak pertambahan nilai untuk barang mewah yang masuk ke Indonesia, sehingga pendapatan negara menjadi bertambah.

Informasi ini sangat penting, bagi Anda yang ingin memulai bisnis ekspor impor barang dari luar negeri seperti China karena kontribusi Anda akan sangat berharga bagi negara.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Usaha Online Rumahan Tanpa Modal Terbaru Tahun 2021
Untuk menunjang keberhasilannya, Anda bisa memanfaatkan wijayacargo.com sebagai jasa pengiriman dengan sistem dropship.